Selasa, 29 Agustus 2017

PRINSIP DASAR MULTIMEDIA PEMBELAJARAN

Ada 12 prinsip dasar multimedia pembelajaran, yaitu :
  • Prinsip Multimedia
Orang belajar lebih baik dari gambar dan kata dari pada sekedar kata-kata saja. Karena dinamakan multimedia berarti wajib mampu mengkombinasikan berbagai media (teks, gambar, grafik, audio/narasi, video, animasi, simulasi, dll) menjadi satu kesatuan yang harmonis. Sebab kalau tidak namanya bukan multimedia tapi single-media.

  • Prinsip Kesinambungan Spasial
Orang belajar lebih baik ketika kata dan gambar terkait disandingkan berdekatan dibandingkan apabila disandingkan berjauhan atau terpisah. Oleh karena itu, ketika ada gambar (or sodarenye nyang laen seperti video, animasi, dll) yang dilengkapi dengan teks, maka teks tersebut harus merupakan jadi satu kesatuan dari gambar tersebut, jangan menjadi sesuatu yang terpisah.

  • Prinsip Kesinambungan Waktu
Orang belajar lebih baik ketika kata dan gambar terkait disajikan secara simultan dibandingkan apabila disajikan bergantian atau setelahnya. Nah, ketika Anda ingin memunculkan suatu gambar dan atau animasi atau yang lain beserta teks, misalnya, sebaiknya munculkan secara bersamaan alias simultan. Jangan satu-satu, sebab akan memberikan kesan terpisah atau tidak terkait satu sama lain.

  • Prinsip Koherensi
Orang belajar lebih baik ketika kata-kata, gambar, suara, video, animasi yang tidak perlu dan tidak relevan tidak digunakan. Nah, ini yang sering terjadi. Banyak sekali pengembang media mencantumkan sesuatu yang tidak perlu. Mungkin maksudnya untuk mempercantik tampilan, memperindah suasana atau menarik perhatian mata. Tapi, menurut Mayer, hal ini sebaiknya dihindari. Cantumkan saja apa yang perlu dan relevan dengan apa yang disajikan. Jangan macam-macam.

  • Prinsip Modalitas Belajar
Orang belajar lebih baik dari animasi dan narasi termasuk video), daripada dari animasi plus teks pada layar. Jadi, lebih baik animasi atau video plus narasi daripada sudah ada narasi ditambah pula dengan teks yang panjang. Hal ini, sangat mengganggu.

  • Prinsip Redudansi
Orang belajar lebih baik dari animasi dan narasi termasuk video), daripada dari animasi, narasi plus teks pada layar (redundan). Sama dengan prinsip di atas. Jangan redudansi, kalau sudah diwakili oleh narasi dan gambar/animasi, janganlah tumpang tindih pula dengan teks yang panjang.

  • Prinsip Personalisasi
Orang belajar lebih baik dari teks atau kata-kata yang bersifat komunikatif (conversational) daripada kalimat yang lebih bersifat formal. Lebih baik  menggunakan kata-kata lugas dan enak daripada bahasa teoritis,  oleh karena itu, sebaiknya gunakan bahasa yang komunikatif dan sedikit ber-style.

  • Prinsip Interaktivitas
Orang belajar lebih baik ketika ia dapat mengendalikan sendiri apa yang sedang dipelajarinya (manipulatif: simulasi, game, branching). Sebenarnya, orang belajar itu tidak selalu linier alias urut satu persatu. Dalam kenyataannya lebih banyak loncat dari satu hal ke hal lain. Oleh karena itu, multimedia pembelajaran harus memungkinkan user/pengguna dapat mengendalikan penggunaan daripada media itu sendiri. dengan kata lain, lebih manipulatif (dalam arti dapat dikendalikan sendiri oleh user) akan lebih baik. Simulasi, branching, game, navigasi yang konsisten dan jelas, bahasa yang komunikatif, dan lain-lain akan memungkinkan tingkat interaktivitas makin tinggi.

  • Prinsip Sinyal
Orang belajar lebih baik ketika kata-kata, diikuti dengan clue, highlight, penekanan yang relevan terhadap apa yang disajikan. Kita bisa memanfaatkan warna, animasi dan lain-lain untuk menunjukkan penekanan, highlight atau pusat perhatian (focus of interest). Karena itu kombinasi penggunaan media yang relevan sangat penting sebagai isyarat atau kata keterangan yag memperkenalkan sesuatu.

  • Prinsip Perbedaan Individu    
9 prinsip tersebut berpengaruh kuat bagi mereka yang memiliki modalitas visual tinggi, kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya. Kombinasi teks dan narasi plus visual berpengaruh kuat bagi mereka yang memiliki modalitas auditori tinggi, kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya. Kombinasi teks, visual dan simulasi berpengaruh kuat bagi mereka yang memiliki modalitas kinestetik tinggi, kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya.

  • Prinsip Praktek                              
Interaksi adalah hal terbaik untuk belajar,kerja praktek dalam memecahkan masalah dapat meningkatkan cara belajar dan pemahaman yang lebih mendalam tentang materi yang sedang dipelajari.

  • Pengandaian
Menjelaskan materi dengan audio meningkatkan belajar. Siswa belajar lebih baik dari animasi dan narasi, daripada dari animasi dan teks pada layar.

11 komentar:

  1. Assalammualaikum wr. wb.
    Sekedar menambahkan sedikit mengenai prinsip yang ke 3 yaitu prinsip kesinambungan waktu. Menurut Mayer (2009), prinsip keterdekatan waktu menyatakan bahwa siswa bisa belajar lebih baik jika kata-kata ternarasikan dan gambar-gambar yang terkait (animasi atau video) disajikan pada waktu yang sama (simultan). contohnya pada materi mengenal ciri-ciri bangun datar persegi dengan menggunakan macromedia flash. Maksud dari prinsip ini sebaiknya gambar persegi beserta ciri-cirinya di letakkan pada satu slide dan di satu waktu secara bersamaan. Jangan memisahkan slidenya, misalnya gamabar persegi di slide pertama dan ciri-cirinya di slide berikutnya. Atau kemunculan gambar persegi dan ciri-cirinya tidak secara bersamaan waktunya.


    Terima Kasih :)
    Wassalammualaikum wr. wb.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Walaikumsalam
      Terimakasih atas tambahan materi yang diberikan oleh saudari Nurjanah. Semoga bermanfaat bagi kita semua

      Hapus
  2. Saya telah membaca tentang prinsip-prinsip multimedia dalam pembelajaran yang telah anda paparkan di blog ini. Pada prinsip kesinambungan spasial dan prinsip kesinambungan waktu itukan intinya sama-sama harus menyajikan gambar dan kata-kata secara bersamaan. Saya ingin bertanya apakah ada perbedaan secara lebih spesifik antara prinsip kesinambungan spasial dan prinsip kesinambungan waktu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan dari saudari Nurjanah
      Pada prinsip Kesinambungan Spasial: ketika ada gambar (atau hal lain seperti video, animasi, dll) yang dilengkapi dengan teks, maka teks tersebut harus merupakan jadi satu kesatuan dari gambar tersebut, jangan menjadi sesuatu yang terpisah.
      Prinsip Kesinambungan Waktu: ketika Anda ingin memunculkan suatu gambar dan atau animasi atau yang lain beserta teks, misalnya, sebaiknya munculkan secara bersamaan alias simultan. Jangan satu-satu, sebab akan memberikan kesan terpisah atau tidak terkait satu sama lain.

      Hapus
  3. Saya melihat persamaan dari penjelasan anda pada prinsip redudansi dan pengandaian. Apakah memang kedua prinsip tersebut sama? Jika tidak. bisakah anda menjelaskan secara spesifik perbedaannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan dari saudari Fera.
      Prinsip Redudansi: Orang belajar lebih baik dari animasi dan narasi termasuk video), daripada dari animasi, narasi plus teks pada layar (redundan).
      Sedangkan
      Pengandaian : Menjelaskan materi dengan audio meningkatkan belajar. Siswa belajar lebih baik dari animasi dan narasi, daripada dari animasi dan teks pada layar.

      Hapus
  4. saya menambahkan tentang prinsip kerja praktek,Interaksi adalah hal terbaik untuk belajar,kerja praktek dalam memecahkan masalah dapat meningkatkan cara belajar dan pemahaman yang lebih mendalam tentang materi yang sedang dipelajari seperti belajar tentang materi unsur - unsur dalam bangun dimensi tiga dan kedudukan antar unsur dalam dimensi tiga, seperti mengamati ruang kelas tempat mereka belajar dan mereka berinteraksi langsung dengan bangun ruang yang akan mereka pelajari dan mereka bisa membuat bangunan tersebut dengan menggunakan karton.disitulah kita menilai keterampilah kerjanya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih atas masukan yang diberikan saudari Junaini. Prinsip kerja praktek yang saya buat memang belum lengkap dan butuh penambahan materi. Sekali lagi terimakasih

      Hapus
  5. saya ingin menambahkan wawasan dari pendapat seseorang yaitu
    menurut Richard E. Mayer (2001) telah menuliskan 10 prinsip dalam desain multimedia pembelajaran, yaitu:
    1. Prinsip Multimedia.
    Orang belajar lebih baik dari gambar dan kata dari pada sekedar kata-kata.
    2. Prinsip Kesinambungan Spasial.
    Orang belajar lebih baik ketika kata dan gambar terkait disandingkan berdekatan dibandingkan apabila disandingkan berjauhan atau terpisah.
    3. Prinsip Kesinambungan Waktu.
    Orang belajar lebih baik ketika kata dan gambar terkait disajikan secara simultan dibandingkan apabila disajikan bergantian atau setelahnya.
    4. Prinsip Koherensi.
    Orang belajar lebih baik ketika kata-kata, gambar, suara, video, animasi yang tidak perlu dan tidak relevan tidak digunakan.
    5. Prinsip Modalitas Belajar.
    Orang belajar lebih baik dari animasi dan narasi (termasuk video), daripada dari animasi plus teks pada layar.
    6. Prinsip Redudansi.
    Orang belajar lebih baik dari animasi dan narasi (termasuk video), daripada dari animasi, narasi plus teks pada layar (redundan).
    7. Prinsip Personalisasi.
    Orang belajar lebih baik dari teks atau kata-kata yang bersifat komunikatif (conversational) daripada kalimat yang lebih bersifat formal.
    8. Prinsip Interaktivitas.
    Orang belajar lebih baik ketika ia dapat mengendalikan sendiri apa yang sedang dipelajarinya (manipulatif: simulasi, game, branching).
    9. Prinsip Sinyal (cue, highlight, dll).
    Orang belajar lebih baik ketika kata-kata, diikuti dengan cue, highlight, penekanan yang relevan terhadap apa yang disajikan.
    10. Prinsip Perbedaan Individu.
    Nah, 9 prinsip tersebut berpengaruh kuat bagi mereka yang memiliki modalitas visual tinggi, kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya. Kombinasi teks dan narasi plus visual berpengaruh kuat bagi mereka yang memiliki modalitas auditori tinggi, kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya. Kombinasi teks, visual dan simulasi berpengaruh kuat bagi mereka yang memiliki modalitas kinestetik tinggi, kurang berpengaruh bagi yang sebaliknya.

    BalasHapus
  6. Ass...saya ingin menanyakan apa tujuan mulrimedia dalam pembelajatan?

    BalasHapus
  7. Ass...saya ingin menanyakan apa tujuan mulrimedia dalam pembelajatan?

    BalasHapus